KURIKULUM MERDEKA: PRODI BSA UIN SUNAN KALIJAGA TAKE OFF!!

Staf Pengajar Prodi Bahasa dan Sastra Arab UIN Sunan Kalijaga Yogaykarta Mengikuti Workshop Review Kurikulum Merdeka
KURIKULUM MERDEKA: PRODI BSA UIN SUNAN KALIJAGA TAKE OFF!!
Prodi Bahasa dan Sastra Arab UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengadakan workshop review kurikulum sebagai salah satu persiapan implementasi MBKM (Merdeka Belajar, Belajar Merdeka). Kurikulum MBKM merupakan salah satu jawaban dari berbagai tantangan kehidupan yang muncul seiring perkembangan dunia yang sangat pesat dengan munculnya revolusi industri generasi keempat, yang disebut juga dengan IR 4.0 (Indutrial Revolution 4.0) atau The Fouth Industrial Revolution. Penerapan kurikulum ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang tertuang dalam Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
Bertempat di hotel Dafam Seturan, acara ini digelar selama tiga hari berturut-turut, Selasa-Kamis, 30 Agustus sampai 1 September 2022. Dari jam 08.00 – 17.00. Acara ini menghadirkan beberapanarasumber, baik eksternalmaupun internal,dan diikuti oleh seluruh tenaga pendidik di Program Studi Bahasa dan Sastra Arab UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Pada hari pertama, dihadirkan tiga narasumber eksternal. yaitu Dr. Nurfitri Ekanatari, S,Pi, M.P, Dr. Amin Tohari, S.S., M.A, Jalaluddin Tapaul Jahidin. Pembicara pertama (dari Fak. Perikanan UGM) memaparkan tentang kurikulum MBKM dan Kurikulum berbasis OBE (Outcomes Based Education). Sedangkan pembicara kedua (Founder Sekolah Riset Satukata Yogyakarta) memaparkan tentang relevansi kurikulum dengan profil lulusan Prodi BSA dalam bidang penelitian bahasa Arab. Pembahasan kemudain dilanjutkan oleh pembicara ketiga (Jalfad Interpreter) yang memaparkan tentang relevansi kurikulum dengan profil lulusan Prodi BSA dalam bidang penerjemahan.
Hari kedua diisi dengan dua sesi utama, yaitu Review Profil Lulusan dan CPL (Capaian Profil Lulusan) yang dipandu langsung oleh Ketua Program UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Dr. Ening Herniti, M.Hum. Adapun hari ketiga, diisi dengan penyusunan RPS (Rencana Perkuliahan Studi) oleh semua peserta secara bersama-sama yang dipandu oleh Drs. Musthofa, M.A. yang merupakan narasumber internal.
Sekretaris Jurusan, Dr. Wakhid Hidayat, M.A. menyampaikan bahwa workshop ini sangat penting untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi perkembangan dan tuntutan zaman. Ia menyatakan, “Workshop ini harapan besarnya akan meng-update seluruh dosen BSA terkait perkembangan dan tuntutan kurikulum kekinian. Di antara yang penting dan harus difahami seluruh dosen adalah bahwa saat ini program studi BSA dituntut untuk mempersiapkan mahasiswa yang siap kerja dan siap berguna di masyarakat.”
Secara tidak langsung, ia juga menyampaikan bahwa kampus (dalam hal ini Prodi) berkewajiban untuk menyiapkan anak didiknya agar mampu bersaing di dunia kerja. “Oleh karena itu, Prodi diminta untuk mempersiapkan MBKM dengan 9 program MBKM yang dicanangkan Mas Mentri (Mendikbud Nadiem Makarim-ed.). Mendekatkan lulusan BSA kepada pasar kerja di masyarakat Indonesia menjadi tantangan sendiri dalam review kurikulum saat ini”, demikian lanjutnya.