Delegasi UIN Sunan Kalijaga Hadiri Simposium Internasional di Turki dan Perkuat Kerja Sama melalui Penandatanganan MoU
Delegasi UIN Sunan Kalijaga Hadiri Simposium Internasional di Turki dan Perkuat Kerja Sama melalui Penandatanganan MoU
Kilis, Turki, 9 Mei 2026 – UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali memperkuat jejaring kerja sama internasional melalui partisipasinya dalam The 4th International Symposium on the Practice of Coexistence in Islamic Culture yang diselenggarakan pada 7–9 Mei 2026 di Kilis 7 Aralık University, Turki. Dalam kegiatan tersebut, UIN Sunan Kalijaga diwakili oleh Dr. H. Jarot Wahyudi, S.H., M.A., yang juga mewakili Fakultas Adab dan Ilmu Budaya (FADIB) dalam agenda akademik dan kerja sama internasional.
Simposium internasional ini mempertemukan akademisi, peneliti, dan pimpinan perguruan tinggi dari berbagai negara untuk mendiskusikan praktik hidup berdampingan (coexistence) dalam budaya Islam. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari penguatan nilai-nilai moderasi beragama, dialog antarbudaya, pembangunan perdamaian, hingga kontribusi kajian keislaman dalam menjawab tantangan masyarakat global yang semakin majemuk.
Selain mengikuti rangkaian sesi ilmiah, delegasi UIN Sunan Kalijaga juga berpartisipasi dalam agenda penting berupa penandatanganan (paraf) Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kilis 7 Aralık University. Penandatanganan tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat hubungan kelembagaan antara kedua perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat.
Dr. H. Jarot Wahyudi, S.H., M.A. menyampaikan bahwa kerja sama internasional merupakan bagian penting dari strategi pengembangan institusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi sekaligus memperluas jejaring akademik di tingkat global. Melalui kemitraan ini, diharapkan akan terbuka lebih banyak peluang kolaborasi bagi dosen dan mahasiswa, seperti pertukaran akademik, penelitian bersama, seminar internasional, hingga pengembangan publikasi bereputasi.
Bagi Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, kerja sama ini juga memiliki arti strategis dalam mendukung internasionalisasi program-program akademik, khususnya pada bidang bahasa, sastra, sejarah, kebudayaan, dan studi Islam. Kesamaan perhatian terhadap kajian peradaban Islam serta dialog lintas budaya menjadi fondasi yang kuat bagi pengembangan kolaborasi antara kedua institusi.
Selama berlangsungnya simposium, peserta memperoleh kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar gagasan mengenai berbagai pendekatan dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai, inklusif, dan saling menghargai. Forum ini menjadi ruang berbagi pengalaman antarakademisi dari berbagai negara dalam mengembangkan penelitian dan praktik pendidikan yang mendukung nilai-nilai toleransi serta keberagaman.
Keikutsertaan UIN Sunan Kalijaga dalam forum internasional tersebut sekaligus menunjukkan komitmen universitas untuk terus memperluas peran dalam percaturan akademik global. Partisipasi aktif pada forum ilmiah internasional diharapkan dapat meningkatkan visibilitas institusi, memperluas jejaring kolaborasi, serta mendorong terciptanya inovasi dalam bidang pendidikan dan penelitian.
Melalui penandatanganan MoU dan keikutsertaan dalam The 4th International Symposium on the Practice of Coexistence in Islamic Culture, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta semakin mempertegas komitmennya dalam membangun kemitraan strategis dengan berbagai perguruan tinggi dunia. Langkah ini diharapkan menjadi awal dari berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika serta memperkuat posisi UIN Sunan Kalijaga sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, inklusif, dan berdaya saing internasional.