Perkuat Mutu Akademik, Prodi BSA Finalisasi Buku Panduan Skripsi melalui Workshop Review dan Validasi

Perkuat Mutu Akademik, Prodi BSA Finalisasi Buku Panduan Skripsi melalui Workshop Review dan Validasi

Yogyakarta — Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, menyelenggarakan Workshop Pengembangan Program Studi BSA melalui Review dan Validasi Buku Panduan Skripsi Program Studi Bahasa dan Sastra Arab pada Kamis, 18 Juni 2026. Workshop ini menjadi langkah strategis dalam menyempurnakan Buku Panduan Skripsi sebagai pedoman akademik yang adaptif terhadap perkembangan keilmuan, sekaligus membangun kesepahaman dosen mengenai standar penulisan, pembimbingan, dan penilaian skripsi. Kegiatan ini memang dirancang untuk menghasilkan rekomendasi penyempurnaan hingga naskah final Buku Panduan Skripsi yang siap ditetapkan sebagai pedoman resmi Program Studi.

Workshop dihadiri oleh seluruh dosen Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, perwakilan mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) BSA, Dewan Mahasiswa Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, serta unsur pimpinan fakultas. Kehadiran berbagai unsur sivitas akademika ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa buku panduan yang dihasilkan mampu menjawab kebutuhan akademik seluruh pemangku kepentingan.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Dr. Habib, S.Ag., M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa penyusunan Buku Panduan Skripsi merupakan bagian penting dari upaya peningkatan mutu akademik Program Studi.

Menurutnya, perkembangan kajian Bahasa dan Sastra Arab, penerjemahan, media digital, hingga humaniora digital menuntut adanya penyempurnaan pedoman skripsi agar tetap relevan dengan kebutuhan akademik masa kini. Oleh karena itu, buku panduan tidak hanya mengatur aspek administratif penulisan, tetapi juga harus mampu mengakomodasi perkembangan objek material maupun objek formal penelitian yang terus berkembang.

Lebih lanjut, Kaprodi berharap hadirnya Buku Panduan Skripsi edisi terbaru dapat menjadi pedoman yang memberikan kepastian akademik bagi mahasiswa sekaligus menghasilkan penelitian yang lebih berkualitas, inovatif, dan sesuai dengan standar akademik perguruan tinggi.

Workshop ini juga sejalan dengan tujuan penyelenggaraannya, yaitu melakukan review terhadap draft Buku Panduan Skripsi, memperoleh masukan akademik dari para ahli, memvalidasi substansi panduan sesuai standar perguruan tinggi, serta menyempurnakan dokumen sebagai pedoman resmi Program Studi.

Sesi utama menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Moh. Kanif Anwari, M.Ag. dan Prof. Dr. H. Barmawy Munthe, M.A., yang memberikan telaah akademik terhadap draft Buku Panduan Skripsi sebagaimana tercantum dalam susunan kegiatan workshop.

Pada sesi pertama, Dr. Moh. Kanif Anwari, M.Ag. menyoroti berbagai aspek teknis penyusunan Buku Panduan Skripsi. Beliau memberikan sejumlah masukan terkait konsistensi sistematika penulisan, ketepatan penggunaan istilah akademik, standar penyajian karya ilmiah, mekanisme pembimbingan, serta pentingnya kejelasan prosedur akademik agar buku panduan mudah dipahami dan diimplementasikan oleh dosen maupun mahasiswa.

Sementara itu, pada sesi kedua, Prof. Dr. H. Barmawy Munthe, M.A. memberikan apresiasi terhadap substansi Buku Panduan Skripsi yang dinilai telah memiliki fondasi akademik yang kuat. Menurut beliau, panduan tersebut telah menunjukkan arah pengembangan keilmuan Program Studi Bahasa dan Sastra Arab yang responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Meski demikian, beliau juga memberikan berbagai masukan konstruktif untuk memperkuat substansi panduan agar semakin komprehensif, implementatif, dan mampu menjadi acuan dalam menghasilkan penelitian mahasiswa yang berkualitas.

Diskusi berlangsung secara aktif dengan melibatkan seluruh dosen Program Studi Bahasa dan Sastra Arab serta perwakilan mahasiswa. Berbagai masukan yang berkembang dalam forum menjadi bahan penyempurnaan terhadap isi Buku Panduan Skripsi, baik yang berkaitan dengan standar metodologi penelitian, ruang lingkup kajian, mekanisme pembimbingan, maupun sistem evaluasi skripsi.

Melalui forum ini, Program Studi juga berupaya membangun kesepahaman di antara dosen mengenai standar akademik yang akan diterapkan dalam proses penyusunan dan pembimbingan skripsi. Keseragaman pemahaman tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan akademik sekaligus memberikan kepastian bagi mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhirnya.

Sebagai tindak lanjut, seluruh masukan dari narasumber dan peserta workshop akan dirumuskan menjadi rekomendasi penyempurnaan sebelum ditetapkan sebagai naskah final Buku Panduan Skripsi Program Studi Bahasa dan Sastra Arab. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Prodi BSA dalam memperkuat tata kelola akademik dan penjaminan mutu pembelajaran, sehingga panduan yang dihasilkan tidak hanya relevan dengan perkembangan keilmuan, tetapi juga menjadi acuan yang efektif dalam meningkatkan kualitas penelitian mahasiswa. Hal ini sejalan dengan target workshop untuk menghasilkan dokumen final yang berkualitas, implementatif, dan responsif terhadap perkembangan kebutuhan akademik.

(Redaksi Prodi BSA)