Seminar Agile Event Planning: Bekali Mahasiswa BSA Menjadi Panitia yang Cekatan, Adaptif, dan Solutif

Seminar Agile Event Planning: Bekali Mahasiswa BSA Menjadi Panitia yang Cekatan, Adaptif, dan Solutif

Yogyakarta, 15 Juni 2026 – Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) menyelenggarakan seminar bertajuk “Agile Event Planning: Menjadi Panitia Cekatan, Adaptif dan Solutif” di Ruang Munaqasyah Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga. Kegiatan ini menghadirkan Ratri Kartika Sari, S.Pd., M.B.A. sebagai narasumber dan diikuti oleh mahasiswa aktif Program Studi BSA serta pengurus organisasi kemahasiswaan di lingkungan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya.

Seminar ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat kapasitas mahasiswa dalam mengelola kegiatan akademik dan kemahasiswaan secara profesional. Seiring meningkatnya keterlibatan mahasiswa dalam berbagai seminar, konferensi, lomba, dan program pengembangan diri, kemampuan dalam perencanaan kegiatan, koordinasi tim, komunikasi efektif, serta penyelesaian masalah menjadi kompetensi yang semakin penting untuk dimiliki. Dalam pemaparannya, Ratri Kartika Sari, S.Pd., M.B.A. menjelaskan pentingnya penerapan prinsip-prinsip agile management dalam pengelolaan kegiatan mahasiswa. Pendekatan ini menekankan fleksibilitas, kolaborasi, respons cepat terhadap perubahan, serta kemampuan menemukan solusi atas berbagai tantangan yang muncul selama pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, panitia yang sukses tidak hanya mampu menjalankan rencana, tetapi juga mampu beradaptasi dengan dinamika yang terjadi di lapangan.

Seminar membahas berbagai aspek penting dalam manajemen kepanitiaan modern, mulai dari perencanaan kegiatan, pembagian tugas dan koordinasi tim, manajemen waktu, komunikasi organisasi, hingga strategi menghadapi kendala yang sering muncul dalam pelaksanaan acara. Peserta juga diajak memahami bagaimana membangun budaya kerja yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Ketua Program Studi BSA, Dr. Habib, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kemampuan mengelola kegiatan merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki mahasiswa selain kompetensi akademik. “Mahasiswa tidak hanya dituntut unggul di ruang kelas, tetapi juga mampu menjadi penggerak kegiatan, pemimpin organisasi, dan pengelola program yang profesional. Keterampilan ini akan menjadi bekal berharga dalam dunia kerja maupun pengabdian di masyarakat,” ujarnya.

Melalui seminar ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan potensi kreatif dalam penyelenggaraan kegiatan, meningkatkan kemampuan komunikasi dan kerja tim, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab organisasi. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Program Studi Bahasa dan Sastra Arab dalam memperkuat kapasitas mahasiswa dan mengembangkan soft skills lulusan agar siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.